Bandar Lampung, 30 Mei 2026 – SD dan SMP Alam Al-Karim menyelenggarakan Wisuda Tahfidzul Qur’an 2026 di AKAR Hotels & Resort Lampung sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para siswa dalam menghafal, menjaga, dan mencintai Al-Qur’an. Acara berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh orang tua, guru, serta tamu undangan yang turut menyaksikan pencapaian para wisudawan.
Wisuda Tahfidzul Qur’an bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk menghargai proses panjang yang telah dilalui para siswa. Di balik setiap ayat yang dihafalkan, terdapat kedisiplinan, ketekunan, murojaah yang konsisten, serta bimbingan para guru dan dukungan penuh dari orang tua.
Dalam prosesi wisuda, para siswa menerima penghargaan atas capaian hafalan yang telah diraih sesuai dengan target pembelajaran di masing-masing jenjang. Mereka juga mengikuti pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana khusyuk dan mengingatkan seluruh hadirin akan kemuliaan kalam Allah SWT.
Kepala Sekolah menyampaikan bahwa program Tahfidz merupakan salah satu pilar penting dalam pendidikan di Alam Al-Karim. Tujuannya bukan hanya menambah jumlah hafalan, tetapi juga membentuk karakter Qur’ani yang tercermin dalam akhlak, ibadah, dan kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap para wisudawan tidak berhenti setelah hari ini. Hafalan Al-Qur’an harus terus dijaga, diamalkan, dan menjadi pedoman dalam setiap langkah kehidupan. Inilah bekal terbaik yang akan menemani mereka meraih masa depan.”
Selama mengikuti program Tahfidz, siswa dibimbing dengan metode pembelajaran yang terstruktur melalui kegiatan ziyadah (penambahan hafalan), murojaah (pengulangan hafalan), tahsin (perbaikan bacaan), serta evaluasi berkala. Pendekatan ini membantu siswa tidak hanya menghafal ayat, tetapi juga membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid.
Momen wisuda menjadi kebanggaan tersendiri bagi para orang tua yang menyaksikan putra-putri mereka mengenakan selempang wisuda Tahfidz sebagai simbol keberhasilan dalam menempuh salah satu perjalanan paling mulia, yaitu menjadi penjaga Kalamullah.
Acara semakin bermakna dengan doa bersama agar seluruh hafalan yang telah diraih senantiasa terjaga dan menjadi cahaya bagi kehidupan para siswa, keluarga, serta masyarakat.
Semoga setiap ayat yang dihafalkan menjadi cahaya di dunia, pemberat amal kebaikan di akhirat, serta melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan senantiasa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.




